Menatap Salib Yesus

20 04 2009

Perjalanan derita yang dialami Sang Raja Damai “Yesus Kristus” dalam jalan salib sucinya yang pada akhirnya membawa Dia kepada kematian dan kemudian bangkit lagi mengalahkan kematian pada hari ketiga telah menyadarkan kita akan “keilahianNya”. Dia telah menunjukan teladan iman yang begitu berharga, bagi kita…ya bagi kita umat manusia bahwa ketaatan terhadap “Sang Bapa” yang begitu Dia cintai amatlah diutamakan.

Kehidupan ini begitu fana dan kalau diumpamakan adalah merupakan jalan salib yang harus kita lalui dengan sabar dan tabah. Sudah pasti bahwa banyak derita yang akan kita alami, jatuh dan terhina, tercambuk bahkan diludahi adalah merupakan bagian dari jalan salib kita. Siapkah kita “gagal” ? siapkah kita “terhina” ? sudah tertulis bahwa apa yang akan dialami Sang Hamba (kita manusia) tidak akan lebih besar dari Sang Raja “Yesus / Isa Almasih”. Relakah kita berdoa untuk orang yang telah menyakiti bahkan menyalimi kita ?

“Jangan takut..Dia yang kamu cari, Yesus Kristus telah mendahului kamu ke Galilea ” ” khabarkan berita ini kepada para murid-Nya dan Petrus” Kata malaikat kepada Santa Maria Magdalena. Sebuah pesan yang keramat dan berahmat, ya begitulah Tuhan, Dia selalu mendahului kita, membuat rencana yang terbaik buat kita selalu menunjukan jalan bagi kita untuk dapt bertemu dengan-Nya.

Kegagalan atau apa saja yang tidak mengenakan hati kita bukanlah sebuah hal yang mematikan semangat hidup kita. “Jangan takut, Dia sudah mendahului kamu ke Galilea” ya begitulah dengan Tuhan, kegagalan adalah suatu tanda bahwa rencana kita adalah bukan rencana Dia, ada rencana yang lebih besar yang telah disiapkan untuk kita, tinggal sekarang bagaimana kita menyikapinya, apakah kita ke Galilea atau tetap tinggal dalam duka nestapa.





Belajar dari Sang Juara, Chris Jhon

2 03 2009

Minggu, 28 Pebruari 2009 (waktu Indonesia) bertempat di Toyota Center, Texas-USA adalah hari yang menharubirukan jiwa seluruh rakyat Indonesia, Sang Patriot “Chris John” dengan julukan si dragon berhasil mempertahankan gelar kelas bulu WBA untuk yang ke sebelas kalinya. Penantangnya yang merupakan petinju tuan rumah (Ricardo Rocky Juarez) dibuat tak berdaya.

Datang dengan tim yang kecil bermodalkan semangat “merah putih”, Chris John telah meredam gemuruh penonton Toyota Center yang awalnya begitu menggelegar mendukung petinjunya yang nota bene dikenal sangat kuat raja ko dan pantang menyerah. Kita belajar dari sang juara, bahwa “semangat, disiplin latihan dan doa yang tulus kepada Sang Pencipta” dapat mengalahkan segalanya. Kemenangan ini merupakan hasil yang didapat tidak begitu saja, banyak pengorbanan dan biaya yang dikeluarkan oleh Chris. Demi cita-cita dan semangat yang luhur terhadap Bangsa dan Negara tercinta Indonesia dia rela melakukan apa saja, dalam benaknya yang terpenting adalah tetap mempertahankan keharuman dan keagungan sang merah putih, sebuah semangat yang luar biasa. So, bagaimana dengan kita yang lain ? bisakah kita belajar dari pertarungan ini ?

Saat hasil akhir pertandingan diumumkan dengan hasil “seri” beliau dengan pikiran yang positif dan jiwa patriot mengatakan, “ya, apa yang bisa saya katakan lagi ? hasilnya sudah begitu ” sebuah sikap pasrah dan hormat kepada tiga juri yang berwenang walaupun hasilnya menurut kami orang awam adalah sebenarnya “kurang benar”. Sikap ini merupakan cerminan sebuah sikap yang rendah hati yang biasanya hanya milik para patriot para pemenang sejati. Bisakah kita belajar dari hal ini ? bisakah kita tunjukkan sikap rendah hati dikala kita disalimi ? dikecewakan ?

Chris “dragon” John memberikan pelajaran kepada kita sebuah sikap patriot “kerendahan hati dan semangat juang” adalah modal utama kemenangan. Maju terus sobat, jangan pernah menyerah.





Sumba Timurku Sayang, Bangunlah !

16 02 2009

Dalam sebuah kesempatan selepas kuliah Ekonomi Internasional (di STIE Kriswina Sumba) seorang teman mahasiswa saya bertanya kepada saya, “Frans, kalau memang Negara kita tidak punya potensi lagi untuk dijualkan lantas bagaimana nantinya kita menghadapi pasar bebas yang sudah didepan mata ?”, saya tertegun sejenak dan spontan menjawab, “ada dong, potensi wisata saja yang harus digali dan dijadikan primadona, ya pariwisata bisa dijadikan ujung tombaknya, kita belajar dari Bali sa ditengah krisis moneter, masyarakat Bali aman-aman saja, mereka terjerembab hanya saat di bom oleh Imam Samudera cs”.

Sesampai di rumah dan sampai saat ini saya terus bertanya, ”Bagaimana ya caranya menggali potensi alam Negara kita khususnya Sumba Timurku ?”, wah apabila dicermati pesona alam sumba sangatlah cantik bak seorang gadis dengan kulit hitam manis atau sawo matang, hidung mancung rambut panjang terurai menyungging senyum wuiiih manissssssnya. Pertanyaan sederhana, “Siapa yang harus memulai ?” apakah pihak Pemerintah Daerah, para Toga/Toda/LSM ataukah kalangan masyarakat sendiri ? Bagaimana teman-teman ? ada pendapat ? mari kita diskusi ya.

Para pendahulu kita telah merintis hal ini, terlihat dari giatnya Pemerintah membangun sarana prasarana jalan yang telah memasuki seluruh pelosok desa atau bisa kita lihat dari penataan dermaga baru dan lama serta bandara udara yang sudah dipoles dengan sarana prasarana yang layak dan memadai. Satu tugas pokok Pemerintah sudah terlaksanakan, sekarang tinggal “promosinya” sa yang masih sangat kurang, siapa yang bertanggungjawab akan hal ini ? pemanfaatan media internet dan televisi mungkin bisa dijadikan ajang promosi daerah atau pelaksanaan even-even bernuansa budaya dan wisata bisa juga menjadikan ajang promosi daerah, teman “banyak jalan menuju roma” tinggal dari kita sa mau pilih jalan yang mana.

Sumba Timurku sayang, bangunlah ?





Implementasi E-Government Di Kabupaten Sumba Timur

16 01 2009

Menghadapi era informasi dan komunikasi yang semakin berkembang, Kabupaten Sumba Timur sebagai sebuah daerah yang baru berkembang, berkomitmen melaksanakan e-government dengan sebaik-baiknya. Tahun 2003 adalah awal peletakan dasar proses implementasi e-goverment tersebut yakni dengan terbangunnya jaringan data elektronik untuk beberapa titik pada unit-unit kerja lingkup Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dan pada saat yang sama juga telah dibangun website Pemerintah sebagai salah satu sarana komunikasi resmi melalui media internet secara online dengan alamat www.sumbatimurkab.go.id.

Tahapan demi tahapan pembangunan infrastruktur jaringan data elektronik ini terus dilakukan dan sampai dengan akhir tahun 2008 telah selesai dilaksanakan semua jaringan data elektronik untuk semua titik unit kerja lingkup Pemerintah Kabupaten Sumba Timur termasuk didalamnya layanan titik untuk para Pejabat Tinggi Daerah, STIE Kriswina, ProAir Sumba dan Warnet.

Kantor PDE Kabupaten Sumba Timur sebagai unit kerja yang dipercaya mengelola ITC ini berkomitmen sampai dengan tahun 2011 akan melepaslandaskan Kabupaten Sumba Timur sebagai salah satu daerah yang telah melaksanakan e-government dengan baik. Hal ini disampaikan oleh Abraham F.S.B. Lulu, ST (Kasie Data Masukan) disela-sela kesibukannya, Jumad 16 Januari 2009 bertempat di Kantor PDE Kabupaten Sumba Timur. Beliau juga menyampaikan bahwa agenda Kantor PDE Kabupaten Sumba Timur pada tahun 2009 dan 2010 adalah penyiapan data dan informasi serta SDM pengelolanya.

Beliau juga menambahkan bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan untuk melaksanakan e-government di Kabupaten Sumba Timur dengan sebaik-baiknya, bukan saja apa yang harus dilakukan oleh KPDE Kabupaten Sumba Timur namun diharapkan juga dari pihak terkait dan masyarakat dapat turut berpartisipasi. Hal senada juga disampaikan oleh Leonard M. Doni Ratu salah satu staf Kantor PDE Kabupaten Sumba Timur sebagai staf teknis pengelola jaringan data elektronik.





Tahun Baru Semangat Baru

5 01 2009

Memasuki tahun yang baru ini sungguh memberikan inspirasi yang mendalam buat kita. Secara pribadi saya sungguh merasakannya sebagai sebuah kenikmatan yang luar biasa, mengapa ? ya karena Dia Sang Pencipta Sang Pemilik Hidup ini masih mempercayakan hidup ini kepada kita, masih memberikan kesempatan kepada kita untuk mewujudkan rencana-rencana yang tertunda dilaksanakan di tahun yang lalu. So bagaimana dengan kita sendiri ? masih sanggupkah kita menjaga kepercayaan ini ?

Tahun baru semangat baru, mari tumbuhkan dan kobarkan semangat yang lebih terang, mari kita evaluasi dan refleksi semua kegiatan yang telah dilaksanakan dan belum dilaksanakan di tahun yang lalu, jadikan tahun yang baru ini sebagai media penyaluran impian kita.

Teman, dengan semangat yang baru dan kerendahan hati mari kita buat perubahan dalam hidup ini dan jadikan dunia ini lebih gemerlap agar dia Sang Pencipta bisa tersenyum. Semoga





Menyimak Indahnya Pohon Natal

22 12 2008

Suatu malam dalam kesendirian, saya mencoba mencari tahu  makna pohon natal yang sesungguhnya. Tidak bisa kita pungkiri bahwa gemerlapnya Natal tidak bisa terlepas dari indahnya pohon natal.

Ya natal selalu disambut oleh orang kristiani dengan penuh suka cita, banyak persiapan yang dilakukan untuk memeriahkan natal dengan sebaik-baiknya. Rutinitas yang mudah dilihat adalah kesibukan menyiapkan kue natal dan pohon natal.

Sejenak terlintas dalam pikiran saya “Apakah natal dan segala persiapannya hanyalah sebuah rutinitas saja ? apa makna kue dan pohon natal ?”,  saya mencoba menyimak hal itu, lama saya terdiam mungkin saja ada maksud dan hikmahnya, tidak saja sebagai simbol natal yang menjadi rutinitas mungkin lebih dari itu, “Pohon natal dengan segala aksesorisnya dan kerlap kerlip lampu natal bisa saja bermaksud untuk membantu kita membuat perubahan dalam diri kita dan mencoba menerangi jiwa yang mungkin sudah redup dalam setahun terakhir ini”. Ya tidak dipungkiri bahwa selama perjalanan hidup ini banyak hal yang telah dilewati baik suka mupun duka. Terangnya lampu natal membantu kita untuk meneropong dalam relung jiwa yang terdalam, melihat hal-hal yang telah kita kerjakan baik secara sadar maupun tidak sadar.

Malam kiat larut, saya terus mencoba mengkaji ulang makna diatas sambil terus menatap kerlap kerlip lampu natal yang tergantung indah pada ranting-ranting pohon natal di sudut rumahku.

Mungkin ada pendapat lain dari teman-teman tentang makna yang terkandung dalam indahnya pohon natal kita ? mari kita berdiskusi sambil menyambut tahun baru 2009. 

Akhirnya, saya dan keluarga mengucapkan “Selamat Natal 2008 dan Tahun Baru 2009 dan semoga pohon natal yang indah dapat tumbuh abadi dalam jiwa kita dan menjadi penerang setiap saat”.





Jadilah Dirimu Sendiri

27 11 2008

Sampai saat ini masih banyak orang yang salah memahami pengertian “Rendah Diri” dan “Rendah Hati”. Kita sering menjumpai banyak orang yang dalam hidup kesehariannya menunjukkan pribadi yang rendah diri dan sering secara tidak sadar membawa perilaku orang tersebut menjadi orang yang tidak percaya diri, malas, kurang bersemangat dalam menjalani hidup ini. Kelompok orang-orang yang berperilaku seperti ini tergolong sebagai “kelompok orang biasa atau rata-rata” dan biasanya tidak ada prestasi yang berarti dalam hidup orang tersebut, kelompok ini berbeda dengan “kelompok orang luar biasa” yang dalam keseharian hidupnya sering menunjukkan sikap yang penuh optimisme jauh dari sikap rendah diri dan penuh prestasi serta kesuksesan dalam hidup mereka.

Banyak orang bijak sering mengatakan hal-hal penting dalam hidup ini yang kalau kita kaji secara mendalam memiliki arti atau kekuatan yang luar biasa, seperti “Jangan pernah berhenti bermimpi, buatlah perubahan  dalam hidupmu” atau “gantungkan cita-citamu setinggi langit” dll. Secara tidak sadar apabila kita menghayati akan hal ini, sebenarnya kita sudah mulai berkomunikasi dengan diri kita sendiri, mulai menggali potensi diri kita dan mengawali proses penggalian potensi alam bawah sadar yang kita miliki. Hal-hal inilah yang membuat perbedaan antara orang yang biasa dan luar biasa yakni pada cara pandang mereka yang tercermin dari sikap dan perilaku hidup yang penuh percaya diri dan vitalitas.

Namun dalam hidup ini selain kesuksesan, hal terpenting yang ingin kita gapai adalah “kebahagiaan hidup”. Banyak orang biasa dan luar biasa yang belum menemukan hal ini dalam hidupnya, mereka masih mencari dan mencari. Orang yang sukses atau kaya belum tentu bahagia, mereka masih mencari yang hakiki dalam hidup ini yakni “kebahagiaan”,  dimanakah kebahagiaan hidup tersebut ?. Kebahagiaan hidup itu ada dalam diri kita masing-masing terlepas dari atribut kita “sebagai orang biasa atau luar biasa”. Seberapa jauh kita bisa menerima pribadi kita sebagai sebuah “pribadi” yang hakiki yang didaulat oleh yang Kuasa untuk membuat “perubahan” dalam hidupnya.

Yang Kuasa Sang Pencipta telah memberikan “talenta-talenta” hidup kepada setiap pribadi dengan jumlah yang “berbeda” dan Dia berharap talenta ini dapat diterima dengan perasaan “rendah hati” tidak usah cemburu atau rendah diri, kembangkanlah dan manfaatkanlah untuk kepentingan dunia dan sesama.

Permenungan kita kali ini adalah bagaimana kita bisa menjadi sebuah pribadi yang sukses dan rendah hati dan tetap menjadi diri sendiri bukan pribadi yang lain, “Jadilah dirimu sendiri” dan “Jauhkanlah perasaan rendah diri” maka dengan sendirinya engkau sudah menemukan kebahagiaan itu.





Cahaya para bintang

20 11 2008

Malam itu saya duduk sendirian diberanda rumah sambil melihat kelap kelip para bintang nun jauh diatas sana  menghiasi gelapnya sang malam.  Alangkah indahnya mereka, bercahaya dan banyak menyimpan arti. Saya bertanya dalam hati, “apakah surga yang didam-idamkan semua orang termasuk saya ada disana ?”. Lama saya terdiam dalam keheningan yang semakin larut.

“Mereka tak pernah berhenti bersinar”, gumamku dalam hati, “Merekapun tak tahu untuk siapa mereka ada, mereka terus bersinar seperti tak kenal lelah sampai Sang Fajar datang”. Oh alangkah indahnya cahaya-cahaya itu, berkelap kelip seakan memberi tanda dan berkata, “Frans kamu tidak sendirian disini”, sebuah sapaan yang manis lembut menenangkan jiwa.

Saya terus terdiam membisu dalam lamunanku tentang para bintang itu, “Mereka semua memiliki kerendahan hati”, bekerja dan bekerja tanpa kenal lelah dan pamrih, “Apakah Sang hidup menuntut kita untuk bersikap seperti itu ?”.

Ahhhhhh pikiranku semakin kusut, lalu kuambil sebatang rokok untuk kunikmati tanpa tahu apa yang harus kupikirkan lagi. Semangatku menantangku “Apakah kamu bisa seperti Sang Bintang ?”………….”Oh, tentu sahabatku, akan kuusahakan “.





Mengenang Alm. Ir.Umbu Mehang Kunda

18 11 2008

Ir. Umbu Mehang Kunda yang biasa disapa dengan Pak Mehang adalah sosok Pahlawan yang tak pernah kenal lelah, penyayang dan bersahabat. Dikalangan para sahabat, Beliau terkenal akan kecerdasannya dan memiliki kepribadian yang kuat serta kaya akan inovasi. Sepak terjang Beliau dalam kancah perpolitikan nasional tak diragukan lagi, terbukti beliau pernah menjabat sebagai Ketua Komisi C DPR RI untuk tingkat pusat.

Hingar bingar kehidupan Kota Metropolitan tidak melupakan beliau akan kenangan tanah kelahirannya, daerah yang dikenal sebagai daerah yang memiliki tingkat kegersangan yang tinggi yang penuh ditumbuhi beribu-ribu rumput atau dikenal sebagai padang savana.

Kerinduan Beliau akan nyaringnya ringkik kuda sandlewood, desiran angin padang savana dan lesatnya makanan khas sumba (pisang dan ubi rebus, kaparak, dll) telah memanggil hatinya untuk pulang ke sumba tanah leluhurnya.

Beliau menjabat sebagai Bupati untuk periode 2000-2005 dan 2005 – 2010 (meninggal 2 Agustus 2008). Semasa pemerintahan Beliau, pembangunan di Sumba Timur sangat nyata terlihat. Tampilan wajah kota Waingapu sebagai Ibukota Kabupaten telah dipoles bak gadis sumba dengan rambut panjang terurai menyungging senyum penuh kelembutan. Infrastruktur pedesaan juga telah dibangun dengan kualitas memadai, transportasi menjadi lancar. Secara singkat dapat dikatakan Beliau telah membuka semua sekat-sekat yang menutupi Sumba Timur. “Bersama Rakyat Menuju Sejahtera”, kata Beliau dan hal itu telah Beliau buktikan.

Sekarang ini beliau telah menghadap Sang Pencipta Nya dan berbaring dalam kesunyian sebuah istirahat yang abadi. Wahai kita anak tanah marapu, teruskan perjuangannya….

Selamat jalan Bapa ku, pahlawan ku….





Anda adalah Bintang

18 11 2008

Seperti bintang yang menghiasi langit sang malam, begitupun Anda dan hidup Anda juga telah menghiasi kerawanan hidup ini. Bintang adalah bintang dimanapun kapanpun dia akan tetap bercahaya menghiasi malam-malam kehidupan kita tak peduli untuk siapa dia harus bersinar. Bersinarlah terus sahabat, pancarkan sinar terbaik dari hati dan matamu….








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.